Puisi - HAL KECIL YANG MEMBUAT BAHAGIA |SAJAK BERDEBU

HAL KECIL YANG MEMBUAT BAHAGIA

Ini adalah kisah seorang pria tak sengaja melihat wanita sedang mengantarkan ayahnya, mungkin bagi semua orang ini adalah hal biasa, tapi bagi dia ini adalah pengalaman yang tidak biasa karena hatinya tiba- tiba tertarik oleh wanita yang tidak tau siapa sampai- sampai dia mencari waktu kapan wanita itu mengantar dan menjemput ayahnya hanya untuk berpapasan dengannya, dan dengan hal kecil itu dia sangat bahagia.

Karya: Awan Mendunx

puisi awan mendunx, sajak berdebu, hal kecil yang membuat bahagia

Waktu itu tak sengaja aku melihatmu mengantarkan Ayahmu
Dan saat itu adalah pertama kalinya aku melihatmu
Tanpa tau apa sebanya hatiku seperti tertarik menujumu
Namun mataku tak sanggup melihat wajahmu
Entah aku terlalu malu atau aku merasa tak pantas untukmu
Mulai dari situ aku berusaha mencari waktu yang pas
Untuk berpapasan denganmu
Dan hanya dengan hal kecil itu aku bahagia
Hidupku perlahan mulai berubah
Hati yang sekian lama gersang
Kini menjadi senang
Mulai menabur asmara dan perlahan berbunga
Namun satu hal yang masih sama
Aku masih belum bisa menatap wajahmu dengan sempurna
Bahkan sampai saat ini aku belum tau wajahmu seperti apa
Dan anehnya bisa membuatku tergila- gila
Aku tau ini cinta
Namun aku tidak berniat mengungkapkannya
Akan kubiarkan cinta ini lenyap dengan sendirinya
Dan membiarkan hati ini kembali gersang dibuatnya
Mungkin karena aku terlalu tergila- gila
Hingga tak mau membuatmu terluka
Terima kasih atas semua kesan yang kau berikan
Dan Aku Bahagia

Ditulis, Manokwari 28 Februari 2019

Puisi _ Dulu dan Sekarang Part 2 (Sajak Berdebu)

puisi ini adalah lanjutan dari puisi sebelumnya yaitu "DULU" jika kalian belum membacanya silahkan baca dulu disini agar berurutan, puisi dengan judul "SEKARANG" ini bercerita tentang sepasang kekasih yang awalnya di persatukan tiba-tiba harus terpisah oleh ke egoisan dirinya masing- masing.



SEKARANG


Karya: Awan Mendunx


Sekarang kita tak lagi bersama
Tidak lagi saling merasakan gelora api asmara
Hanya tersisa bongkahan es yang dingin tak terkira
Semburan apipun tak mampu melelehkannya
Kisah yang telah kita jalani
Janji yang kita ikat dengan tali suci
semuanya lenyap oleh ke egoisan diri
dulu seisi bumi menjadi saki
tentang bahagianya dua sejoli
bahkan halte itupun mengamini
bahwa kita pasangan serasi
tapi tidak ada mawar yang tak berduri
semua hal yang kita inginkan
tak akan selalu terjadi

Puisi _ Dulu dan Sekarang Part 1 (Sajak Berdebu)

ini adalah kisah cintaku yang begitu sederhana namun selalu membuatku bahagia, berjalan begitu saja tanpa terduga apa yang akan terjadi selanjutnya yang kita pikirkan hanya canda dan tawa berjalan beriringan tanpa harus memikirkan apa yang mereka kata, karena bahagiamu bahagiaku juga. Dihalte itu semuanya bermula.


Dulu

Karya: Awan Mendunx

Dulu kita jalan saling bergandengan
Menyusuri jalanan yang disirami kerinduan
Menerjang hujan sambil berlarian
Sesekali berteduh untuk melepas kelelahan
Dihalte itu kita bercengkrama
Penuh gembira
Para penghuni bumipun seakan iri melihatnya
Dua insan yang sedang dimabuk asmara
Membuat para orang tua bernostalgia
mengingat kembali masa lalu yang membuat bahagia
Membuat para pujangga berimajinasi
Ingin mempunyai pacar seperti dia
Mereka semua adalah saksi perjalanan cinta kita
Ternyata untuk bahagia kita tak perlu Ninja
Ternyata untuk bahagia kita tak perlu Agya
Kita hanya perlu saling percaya
Saling mendukung dan berjalan bersama


Dibuat di Manokwari Rabu 16 Januari 2019 Pukul 19.00 WIT

Puisi - Jadilah Pacarku Sekali Lagi

Puisi ini aku persembahkan untuk kamu yang telah mengisi hariku, yang mau ku ajak jalan dengan motor bututku selalu menerima dengan apa adanya diriku, namun sayang hubungan kita harus usai jadi izinkan aku meminta satu permohonan "jadilah pacarku sekali lagi dan izinkan aku berpamitan dengan orang tuamu untuk terakhir kalinya.



Jadilah Pacarku Sekali Lagi

Karya : Awan Mendunx


Dinda Izinkan aku meminta satu permohonan
Permohonan yang mungkin sangat menyakitkan
Tentang kisah kita yang begitu indah untuk dikenang
Namun begitu menyakitkan untuk dilupakan
Pertemuan kita yang agak menggelikan
Yang selalu membuatku tersenyum dalam kesendirian
Namun benar kata orang
Jika kita siap untuk bertemu
Kita juga harus siap untuk berpisah
Terima kasih sudah mau menerima segala kekuranganku
Terima kasih sudah mau ku ajak jalan dengan motor bututku
Dinda aku datang kedalam hidupmu secara baik- baik
Aku berkenalan dengan keluargamupun secara baik- baik
Jadi aku mohon kabulkanlah permohonanku ini
Jadilah pacarku sekali lagi
Untuk hari ini saja
Dan berpamitan kepada orang tuamu untuk terakhir kalinya

Dibuat di Manokwari Jum'at 4 Januari 2019
10:00 WIT

Puisi_Ada Apa Dengan Indonesiaku?

Puisi ini bercerita tentang Indonesia yang belakangan ini sedang dilanda bencana yang silih berganti terjadi dari satu daerah ke daerah lainnya, sehingga membuat kita yang ingin bermain serasa was-was, takut jika tiba- tiba bencana melanda namun bukan hanya bencana tapi kami pun takut akan kejahatan yang terus merajalela. Semoga Indonesia Kita kembali ramah seperti dulu.

https://awanmendunx1892.blogspot.com/2018/11/puisiada-apa-dengan-indonesiaku.html


Ada Apa Dengan Indonesiaku?

Karya : Awan Mendunx

Indonesiaku
aku rindu bermain bersamamu
bermain bersama hingga petang menjemputku
saling bercerita tantang masa depan dan masa lalu
meski selalu kau tak pernah menjawab pertanyaanku
meski selalu aku yang bercerita untukmu
dan kau tak pernah bosan untuk itu

Indonesiaku
dulu aku bermain dengan rasa aman
sekarang aku bermain dengan rasa tak nyaman
takut tiba-tiba bencana melanda
takut akan kejahatan yang merajalela

Indonesiaku
kamu tak semenyenangkan dulu
selalu berbagi keluh kesah denganmu
adalah salah satu kenangan terindahku
namun sekarang kau berubah
jangan- jangan aku yang berubah
atau mungkin para penghunimu yang berubah?
kau jadi tak seramah dulu
sekarang kau mudah melampiaskan amarahmu
semarah apa kau kepadaku?
semarah apakah kau pada penghunimu?

kau buat mereka terluka
kau buat meraka berduka
karena di tinggal oleh meraka yang dicinta

penghunimu berteriak ini semua salahmu
jika tak ada kamu semuanya tak akan jadi kelabu
namun mereka tak berfikir jika tak ada kamu
pasti tidak akan ada mereka

apa penghunimu terlalu banyak
hingga kau menyingkirkan mereka secara sepihak?
ataukah dosa kami yang terlalu berat
hingga kau tak kuat memegang kami dengan erat

Puisi_Tanah Papua

Tanah Papua

Karya : Awan Mendunx
https://awanmendunx1892.blogspot.com/2018/11/puisitanah-papua.html




Suatu saat aku pasti akan merindukan tanah ini
Tanah yang terkadang dipandang sebelah mata
oleh tanah- tanah lainnya walaupun mereka satu bangsa
tanah yang terkadang terlupakan bahkan ditertawakan
yang selalu dimanfaatkan oleh pemburu kekayaan

pendatang jadi raja anak negeri jadi pekerja
tanah ini sedang dijajah
para petinggi negeri menutup matanya sebelah
tanah ini sedang di jajah
oleh mereka yang mengaku turis
padahal niat mereka mengiris
tanah ini sedang dijajah
ternyata bukan hanya turis
penduduknyapun ikut- ikutan mengiris sambil pura- pura menangis
mengharapkan belaskasih dari mereka yang seharusnya dikasihani

dan saat ini waktunya aku pulang
semoga kelak jika aku kembali kesini
kau sudah menjadi tanah yang besar
bersatu dengan tanah- tanah lainnya
untuk menjadikan INDONESIA lebih menggelegar
dengan prestasi baik tentunya

Jum'at 9 November 09.45 WIT


Puisi _ Untukmu Yang Telah Pergi, Aku Masih Disini


Melupakan seseorang yang telah memberi kita luka kadang lebih sulit dari pada melupakan orang yang memberi kita bahagia karena luka yang kita rasakan adalah salah satu tanda bahwa kita terlalu besar mencintainya hingga membuat kita tak sadar kalau dia sudah tak menginginkan cinta kita lagi. Puisi ini aku tulis untuk kamu yang telah bemberi luka paling dalam paling perih yang pernah aku rasakan, aku marah, aku putus asa, aku benci namun entah kenapa semakin aku luka semakin susah untuk lupa. Hingga saat ini rasaku masih sama, marah, putus asa, benci dan cinta kepadamu masih bergejolak dihatiku.

http://awanmendunx1892.blogspot.com/2018/07/puisi-untukmu-yang-telah-pergi-aku.html
Foto Oleh pixabay

Untukmu Yang Telah Pergi, Aku Masih Disini

Karya : Awan Mendunx

Apa saat ini adalah waktu yang tepat untuk melupkanmua?
Setelah bertahun- tahun kau meninggalkanku
Aku masih disini, masih dengan perasaan ini
Yang masih bertuju padamu
Sambil berharap kau akan kembali
Namun nyatanya itu takpernah terjadi
Setiap kali rindu aku stalking sosmedmu
Meski perih dan kau tak akan mungkin kembali kuraih
Aku masih disini enikmati luka yang kau beri
Sesekali aku berpikir jika kau benar- benar pergi dari sini
Apa aku bisa melupakanmu?
Apa aku bisa bahagia tanpamu?
Sedangkan seluruh hidupku telah kukorbankan untukmu
Aku terlalu takut untuk pergi karena luka yang kau beri
Membuatku takut mengalaminya kembali
Aku terlalu takut untuk pergi karena kenangan indah yang kau beri
Membuatku takut tak engalaminya lagi
Dan akhirnya aku hanya duduk disini
tanpa cintamu lagi
Dan akhirnya aku hanya duduk disini
berharap seseorang menemukanku dan menyembuhkan luka yang kau beri

Garut, 17 Juli 2018

Puisi _ Luka Yang Merona


Apa kabar semua semoga teman- teman dalam keadaan baik, sekarang sajak berdebu mau share nih buat kalian yang lagi susah move on kayak bang awan nih udah ditinggal pacar bertahun tahun tapi tetep aja gamon, tapi bagus sih kalo ga gamon mungkin dia ga bakal nulis puisi ini, wkwk. Selamat membaca semoga kalian suka, jangan lupa tinggalkan jejak dengan komentar di kolom komentar dan jangan lupa share ke yang lainnya yaa. Terima Kasih.

https://awanmendunx1892.blogspot.com/2018/06/puisi-luka-yang-merona.html


Luka Yang Merona
Karya : Awan Mendunx

Sesungguhnya aku bingung
Bertahun- tahun luka ini tak pernah sembuh
Ketika luka ini mulai tertutup
Tiba- tiba menganga lagi dengan sendirinya
Aku tak mengerti
Engkau yang paling membuatku sakit
Tapi melupakanmu aku sulit
Engkau yang paling membuatuku merana
Tapi aku ingin selalu bersama
Berbagai cara sudah kulakukan
Hanya agar cintaku padamu bisa aku tepikan
Aku berlayar keluar kota
Sambil berusaha menyembuhkan luka
Dan aku kira lukaku sudah tak ada
Namun saat kembali lagi- lagi luka ini menganga
Orang bilang hati diobati dengan hati
Akupun segera mencari pengganti
Namun nyatanya kau tak bisa ku ganti


Puisi Diary Patah Hati _ Cinta Dalam Diam


Puisi ini bercerita tentang cinta dalam diam yang hanya bisa dipendam tapi tidak mampu untuk mengungkapkan dan ini adalah cinta yang sering aku alami

Jangan lupa share ke teman- teman, Terima Kasih
Cinta Dalam Diam

http://awanmendunx1892.blogspot.co.id/2018/04/puisi-diary-patah-hati-cinta-dalam-diam.html

Karya : Awan Mendunx


Kalian pernah merasakan cinta dalam diam?
Jika iya
Itulah yang aku rasakan sekarang
Menikmati cinta dalam diam
Cinta yang tak pernah berani aku ucapkan
Hanya berani memperhatikan dari kejuhan
Mencuri pandang saat berdekatan
Pura- pura tidak melihat saat berpapasan
Sok jual mahal saat teman- teman berkata
Ciyeee kalo suka bilang, nanti keburu disosor orang
Tidak apa- apa kalau cuma orang
Tapi kalau teman itu akan lebih menyakitkan
Lebih menyakitkan dari pada dapat undangan nikah dari mantan
Karena sosoknya tidak hanya akan berpapasan
Tapi pasti akan berhadapan
Dan putuslah semua harapan


Puisi Diary Patah Hati _ Rasa Cinta Pertama


Bercerita tentang rasa cinta pertama yang mungkin kalian perna mengalami hal yang sama dengan isi dari puisi ini, puisi ini saya ambil dari puisi di wattpad karya awan mendunx bisa kalian kunjungi linknya Disini (wattpad sajakberdebu)

Rasa Cinta Pertama

https://awanmendunx1892.blogspot.co.id/2018/04/puisi-diary-patah-hati-rasa-cinta.html

Karya : Awan Mendunx


Ini rasa cinta pertamaku
Entah rasa strawberry atau apakah itu
Aku tak tau
Yang aku tau rasa ini bener- benar menggebu
Selalu rindu apabila tak bertemu
Tiba- tiba salah tingkah apabila bertemu
Otak dan hatiku takbisa menyatu
Membuat jiwa dan ragaku takterkontrol karena malu
Lututku bergetar seakan tak berpijak
Ingin beranjak namun seperti terinjak
Keringatku bercucuran
Darahku berdesir tak beraturan
Suaraku lenyap
Dan tiba- tiba senyap
Melihatmu mendekat
Seakan aku besi berkarat
Takbisa bergerak
karena melihat bidadari takbersayap dari dekat

Puisi _ DIK

Puisi ini teruntuk Adikku yang selalu membuat aku (Kakak) gembira yang selalu bisa membuatku tertawa yang selalu bisa menghapus luka yang tak berdarah sekalipun, dan aku harap kau tidak pernah membaca puisi ini, kenapa? Karena kalau kau membacanya kau akan tahu jika aku selalu merindukanmu dari jauh. SALAM RINDU DARI KAKAKMU

http://awanmendunx1892.blogspot.co.id/2018/02/puisi-dik.html

DIK

Karya : Awan Mendunx

Dik terima kasih sudah mau menjadi adikku
Adik yang selalu mengerti kakaknya
Adik yang selalu siap sedia mendengar keluh kesahku
Bahkan hingga curhatan- curhatanku yang mungkin kamu bosan mendengarnya
Kalo engga mantan yaa pengen punya pacar yang engga mungkin aku dapatkan
Hahahaha
Kamu tahu dik?
Aku selalu damai jika bersamamu
Seketika aku selalu lupa akan beban hidup ini
Yang semakin bertambah usia
Semakin rumit beban yang ku dapatkan
Tapi kamulah alasanku bertahan dik
Bertahan untuk mewujudkan cita- cita kita berdua
Untuk menjelajahi dunia
Mungkin semua orang akan tertawa apabila mendengar cita- cita kita
Tapi mari kita buktikan kepada mereka
Mari kita buat mereka terperanga
Yang dulu mentertawakan
Kita buat diam
Agar mereka memperhatikan

18 Februari 2018


Sajak Berdebu, Kumpulan Sajak Sederhana Karya Awan Mendunx Part2

Sajak Berdebu, Kumpulan Sajak Sederhana Karya Awan Mendunx Part2

Kembali lagi dengan awan mendunx disini, sekarang kita akan upload kata- kata yang bisa bikin kalian baper, sampai- sampai bisa inget pacar bisa inget mantan juga, kutipan sajak disini aya ambil dari kumpulan sajak sederhana yang datang begitu saja dan langsung saya upload ke Instagram saya yaitu @sajakberdebu bisa langsung temen- temen follow ya, ga perlu lama lama lagi langsung saja saya lampirkan kumpulan dibawah kata- kata yang biasa orang bilang dengan kumpulan kata mutiara selamat membaca, jangan lupa coment dan share ke temen temen, keluarga pacar, sahabat dan lain sebagainya.

awan mendunx, sajak berdebu, puisi, quote.

awan mendunx, sajak berdebu, puisi, quote.

awan mendunx, sajak berdebu, puisi, quote.

awan mendunx, sajak berdebu, puisi, quote.

awan mendunx, sajak berdebu, puisi, quote.

awan mendunx, sajak berdebu, puisi, quote.

awan mendunx, sajak berdebu, puisi, quote.

awan mendunx, sajak berdebu, puisi, quote.

awan mendunx, sajak berdebu, puisi, quote.

awan mendunx, sajak berdebu, puisi, quote.

Bagi teman- teman yang belum melihat part 1 nya silahkan klik ling dibawah

Biar ga ketinggaan updatetan sajak sajak dari awan kalian boleh follow akun instagramnya di @sajakberdebu TERIMA KASIH.

Puisi _ Hari Ini Aku Pulang (anak rantau)

Kisah ini menceritakan seorang perantauan yang pulang ke kampung halaman untuk menemui keluarganya, namun dia merasa belum bisa membanggakan, belum bisa membahagaiakan hanya membawa kerinduan untuk keluarga tersayag.
http://awanmendunx1892.blogspot.com/2017/12/puisi-hari-ini-aku-pulang-anak-rantau.html

Hari Ini Aku Pulang

Karya : Awan Mendunx

Hari ini aku pulang
Meninggalkan perantauan
Menuju tanah kelahiran
Hanya ada satu harapan
Selamat sampai tujuan
Ibu, aku pulang
Maaf hanya membawa kerinduan
Ayah, aku pulang
Maaf belum bisa membanggakan
Adik, kakak pulang
maaf belum bisa membahagiakan
hari ini aku hamya bisa menitipkan semua harapan diatas awan
karena aku yakin suatu saat
aku akan kembali menyapa awan
lalu akan kuganti semua harapan
dengan kenyataan


25 Desember 2017

Puisi_Bukan Aku, Cinta dan Kamu

Sebuah kisah sepasang manusia yang saling cinta namun tidak ditakdirkan bersama.
Puisi ini dibuat kolaborasi antara Awan Mendunx dengan Rini Chan Ciptowiharjo. selamat menikmatai. Dan jangan lupa like, share, dan komentarnya ditunggu, follow juga IG @sajakberdebu dan fanspag Sajak Berdebu.

Bukan Aku, Cinta dan Kamu
Karya : Awan Mendunx dan Rini Chan Ciptowiharjo

https://awanmendunx1892.blogspot.co.id

Dulu kita Adalah malam dan bintang,
bersanding tak peduli senyap pada tawa kita
Kita adalah langit dan rembulan
Tak peduli sendu berselimut temaram
Seperti mendung yang selalu membersamai hujan
Meski tak selamanya mendung itu hujan
Tak selamanya pula hujan itu mendung
Hingga waktu itu tiba Yang kutakutkan Memunggungi,
Saling menjauh
Atau berhadapan lalu berlalu
Kita saling cinta
Namun cita tak pernah menyatukan kita
Bagai ombak dan karang selalu bertemu namun takperna bersatu
Kamu, cinta dan jodohmu
Aku, cinta dan jodohku
Nyatanya bukan aku cinta dan kamu

Puisi_SETIA LUKA TAK SETIA HAMPA

Apakabar semuanya semoga baik-baik saja, selamat datang kembali dikumpulan puisi karya Awan mendunx disini , udah lama ga nulis nih jadi berasa kaku, beberapa tahun kebelakang lagi dateng males nulisnya,haha, pengennya sih ada yang mau nerbitin jadi buku tapi belum ada tawaran juga, wkwk ngarep banget ya? :v malah curhat,

Oh iya sekarang judul puisinya “setia, luka tak setia hampa” teman-teman semua pernah ngalamin ga? Disaat kita bener-bener setia kita lakukan apa saja untuk dia eeh dianya malah bikin kecewa, terus kita coba untuk ga setia, kita pacaran ga pake hati, tapi rasanya hampa kayak yang gapunya pacar dan lain sebagainya. Kalo pernah ngalamain mungkin puisi dibawah bisa mewakili kata hatinya, dan kalo belum ngalamin puisi dibawah bisa dijadikan pelajaran, wkwk pelajaran yang nulisanya aja jarang belajar deng :v, ok langsung baca aja jangan lupa tinggalkan komentar dan bagikan keorang-orang. dan follow IG saya "@sajakberdebu".

http://awanmendunx1892.blogspot.co.id/2017/03/puisisetia-luka-tak-setia-hampa.html


SETIA LUKA TAK SETIA HAMPA


Karya : Awan Mendunx


Dulu aku pernah setia
Hari-hariku penuh warna
Canda tawa selalu ada
Bersama cinta aku setia
Namun itu tak bertahan lama
Dalam sekejap semuanya sirna
Canda tawa berubah duka
Karena cinta aku terluka
Sekarang aku tak setia
Hari-hariku begitu hampa
Banyak cinta datang namun tak berasa
Karena hatiku tak lagi terbuka


28 Maret 2017

Sajak Berdebu, Kumpulan Sajak Sederhana Karya Awan Mendunx Part1

Sajak Berdebu, Kumpulan Sajak Sederhana Karya Awan Mendunx

Kata-kata mutiara, kumpulan puisi, cinta, baper, galau


Terakhir posting disini kapan ya?, maaf kawan blognya jadi terabaikan, biasalah gara-gara orang yang suka memberi inspirasi pergi diambil orang wkwk, sedih gan sedih banget kalo di ceritain, maklumlah wajah pas pasan kayak gini mah syukur kalo ada yang mau juga, ini ceritanya promosi atau apa ya, kali aja ada bidadari mau daftar jadi pacar, eeh :v
Walaupun udah move on dari dulu, tapi ga tau kenapa inspirasinya gakeluar, setelah sekian lama smedi, saya mulai lagi berkarya dengan tulisan tapi tidak melalui blog ini, saya coba di instagram, kalau mau liat-liat silahkan kunjungi @sakajberdebu disitu karya-karya tulisan saya di upload, etapi jangan Cuma diliat deng, di follow, like dan komentar juga ya, haha
Saya akan upload kan sedikit karya saya yang diupload di IG @sajakberdebu disini, yaa kali aja temen-teman semua suka, dan tunggu karya-karya saya selanjutnya di blog ini maupun di instagram selamat membaca kata-kata mutiara walaupun gatau sekarang mutiara ada dimana, eeh tuh kan baper wkwk, pokoknya tunggu karya saya dan selamat menikmati.
Ooh iya satu lagi ini cocok untuk dp BBM, WA, Facebook, Twitter, Instagram dan sosial media lainnya :v











Tunggu Part 2nya


Untuk kalian yang ingin melihat Part 2 nya silahkan klik link berikut

jika ingin tau updatetan terbaru dari potongan sajak diatas boleh difollow akun IG saya 

Puisi_Sirna

Maaf banget nih udah lama pakum, lagi mentok ga ada insfirasi.
eeh iya kalau yang mau dibuatin puisi, bisa komen di bawah atau bisa langsung ke fanpage, ceritain gimana jalan ceritanya nanti saya buatin puisi buat temen-temen, atau ada yang mau ikut share disini juga boleh,
Jangan lupa tinggalin komentar dan like fanpagenya ya biar saya lebih semangat nulisnya, terima kasih semuanya, sallam.
Selamat menikmati.
Sirna
Karya : Awan Mendunx

Semua telah sirna
Apa yang kita rangkai berdua
Seakan gelap gulita
Saat kau meninggalkanku tanpa kata

            Semua karena dia
            Yang datang menyusup kecelah hatimu
            Merusak semua cerita
            Menimbulkan api diantara kita

Hatimu yang mudah luluh oleh rupa
Menghancurkan kokohnya cinta karena harta
Seakan kau tak peduli dengan hatiku
Yang selalu berusaha membuatmu ceria

            Kau bilang cinta tak bisa dipaksakan
            Tapi mengapa kau paksakan cintamu pada dia?
            Yang selalu memandang rendah dirimu
            Takpernah peduli sedikitpun pada hatimu

Sedangkan aku.....
Yang menjungjung tinggi cintamu
Kau acuhkan begitu saja
Tanpa mau menyentuhnya

Puisi _ Ibu

Puisi ini di buat untuk teman-teman yang ibu tercintanya sudah pergi dari dunia ini untuk selamanya, semoga amal ibadah ibu diterima oleh-Nya dan ditempatkan di tempat yang paling indah, aamiin.

IBU

Karya : Awan Mendunx

Ibu …
Kata itu yang selalu ku ucapkan setiap waktu
Yang selalu menemani disaat ku pilu
Tak pernah meninggalkanku disaat ku jatuh

            Ibu … jasa-jasamu bagaikan angin
            Terasa tapi mudah terlupa
            Ibu … kasih sayangmu bagaikan air
            Mengalir begitu sajah tanpa harus ku pinta

Tapi itu dulu ibu …
Itu dulu …
Sekarang kau tak pernah ada untukku
Bayangmupun tak Nampak lagi di mataku

            Karena kau telah pergi
Meninggalkan semua yang kita miliki
Jangan pernah kau mengkhawatirkan ku disini
Karena ada mereka yang menyayangi

Aku hanya bias mendo’akanmu
Berharap Allah menerima semua amalmu
Dan memberikan tempat yang terbaik untukmu

Amiin ya Allah ya robbal alamin
close