Puisi_Bukan Aku, Cinta dan Kamu

Sebuah kisah sepasang manusia yang saling cinta namun tidak ditakdirkan bersama.
Puisi ini dibuat kolaborasi antara Awan Mendunx dengan Rini Chan Ciptowiharjo. selamat menikmatai. Dan jangan lupa like, share, dan komentarnya ditunggu, follow juga IG @sajakberdebu dan fanspag Sajak Berdebu.

Bukan Aku, Cinta dan Kamu
Karya : Awan Mendunx dan Rini Chan Ciptowiharjo

https://awanmendunx1892.blogspot.co.id

Dulu kita Adalah malam dan bintang,
bersanding tak peduli senyap pada tawa kita
Kita adalah langit dan rembulan
Tak peduli sendu berselimut temaram
Seperti mendung yang selalu membersamai hujan
Meski tak selamanya mendung itu hujan
Tak selamanya pula hujan itu mendung
Hingga waktu itu tiba Yang kutakutkan Memunggungi,
Saling menjauh
Atau berhadapan lalu berlalu
Kita saling cinta
Namun cita tak pernah menyatukan kita
Bagai ombak dan karang selalu bertemu namun takperna bersatu
Kamu, cinta dan jodohmu
Aku, cinta dan jodohku
Nyatanya bukan aku cinta dan kamu

Puisi_Laki-Laki Sunset

Laki- laki sunset Adalah laki- laki yg kagum nan takjub Pada perempuan yang selalu istiqomah Pada tapak tilas kehidupan, Namun ia menimbang dirinya untuk mengumpulkan ke beranian. Untuk memperjuangkan atau berhenti yang berarti mengikhlaskan.

Laki-Laki Sunset
Karya: Rini Chan Ciptowiharjo

http://awanmendunx1892.blogspot.co.id/2017/10/puisilaki-laki-sunset.html

Sunset tenggelam di parasmu
Layaknya misykat
Selendang mayang berpedar dimatamu
Layaknya bara
Anggunmu Adalah diam yang tak bisa kupahami
Antara angin menelisik senyap
Dan aku terlalu rapuh untuk mendekat
Pedar yang menjingga di ruang yang kau sebut jiwa
Bias- bisa swarnadipa
Menyelimutimu dalam takjub
Dan aku terlalu penakut untuk larut
Membaur Pada senyap yang kau sebut siap

Puisi_Eta Teragkanlah

Sajak ini menceritakan tentang bagaimana ia berusaha bangkit dari kefuturan bangkit kembali menjadi manusia baru
http://awanmendunx1892.blogspot.co.id/2017/10/puisieta-teragkanlah.html


Eta Terangkanlah
Karya: Rini Chan Ciptowiharjo


Pada hati-hati yang berjelaga
Pada senyap tak bertepi
Pada hari yang terselimutkan gulita
Aku mengetuk sudut arsyMu dalam lirih
Maka, terangkanlah segumpal yang bersemayam pada jiwa
Terangkanlah melalui bisik harapan
Maka terangkanlah, setitik nurMu yang agung
Maka aku kembali sepenuh hati.

inilah penulis baru yang akan setia nongkrong di blog awan mendunx

PENULIS BARU DI BLOG AWAN MENDUNX

sekian lama ga update dan mungkin terlalu banyak alasan untuk menjelaskan kenapa kelamaan ga update wkwk, intinya saya mentok "gampang banget jawabnya ya" terima kasih kepada teman-teman yang masih setia mendukung, mengunjungi blog ini tiap hari tapi masih tetep ga update, insya Alloh dengan menambahnya personil kita bisa update puisi, cerpen bahkan curhatan meskipun engga tiap hari, untuk kalian juga yang mau gabung, boleh tinggal kirim puisinya ke email kami awanmendunx10@gmail.com sertakan nama penulis dan jalan cerita dari puisi tersebut lalu akan kita terbitkan disini.

hari ini dan seterusnya kita akan menyajikan puisi- puisi terbaru dengan personil yang baru juga ada Mia Helmiyani dan Rini Chan Ciptowiharjo mereka berdua akan setia menghiasi blog ini dan yang pasti puisi-puisi dari mereka sangat berbobot, jadi tetap dukung kami, selalu komentar disetiap postingan agar kami tetap bersemangat mengupdate puisi-puisi terbaru. Semoga kerjasama antara kita akan terus terjalin. Aamiin....


di lain kesempatan kita akan memperkenalkan lebih jauh tentang penulis- penulis yang biasa update di blog ini terutama Mia Helmiyani dan Rini Chan Ciptowiharjo jadi tetap dukung kami, terima kasih
close